HEADLINE
Dark Mode
Large text article

Dampak Pasar Online, Banyak Tempat Belanja Sepi Pengunjung


JAKARTA, RedMol Indonesia – Semakin maraknya pasar online seperti TikTok Shop dan platform e-commerce lainnya telah menyebabkan penurunan drastis jumlah pengunjung di berbagai tempat perbelanjaan fisik. Sejumlah pedagang melaporkan berkurangnya pendapatan hingga lebih dari 50% dalam beberapa bulan terakhir.

"Dulu, toko kami selalu ramai menjelang akhir pekan. Sekarang, kami hanya melihat segelintir pelanggan yang datang setiap hari," ujar Ibu Hartati, pemilik toko pakaian di salah satu pusat perbelanjaan lokal.

Perubahan pola belanja masyarakat yang semakin beralih ke platform digital menjadi salah satu penyebab utama kondisi ini. Konsumen kini lebih memilih berbelanja dari rumah dengan kemudahan transaksi digital, harga yang lebih kompetitif, serta berbagai promo menarik yang ditawarkan oleh e-commerce.

Sebagai respons terhadap perubahan ini, beberapa pemilik usaha mulai mengadopsi strategi baru seperti menjual produk mereka melalui platform digital, memberikan pengalaman berbelanja yang lebih menarik di toko fisik, serta menawarkan diskon khusus bagi pelanggan yang datang langsung.

Namun, para pedagang berharap adanya kebijakan yang lebih seimbang agar bisnis offline tetap bisa bersaing di tengah dominasi pasar online. "Kami berharap ada regulasi yang bisa mendukung usaha kecil agar tetap bertahan di era digital ini," tambah, ibu hartati.

Situasi ini menjadi tantangan bagi sektor ritel tradisional yang harus segera beradaptasi agar tetap relevan di tengah perubahan tren belanja masyarakat.

Redaksi
Post a Comment
Close Ads
Floating Ad Space